HADE? LERES TEU HADE?
Dilansir dari blog milik HADE, komitmen-komitmen moral yang WAJIB mereka penuhi jika mereka terpilih menjadi Gubernur-Wakil Gubernur. Janji-janji mereka adalah (tolong diingat saudara-saudara):
- Menyerap satu juta lapangan kerja melalui pengadaan dan peningkatan UKM dengan anggaran Rp 200 miliar/tahun.
- Membebaskan SPP dan pemberian bantuan buku, perbaikan gedung sekolah, serta penambahan gaji guru negeri dan swasta dengan anggaran Rp 200 miliar/tahun
- Meningkatkan kesejahteraan petani melalui dana talangan untuk menjamin stabilitas harga pupuk dan gabah sebesar Rp 200 miliar/tahun.
- Pembangunan jalan dan irigasi dengan anggaran Rp 200 miliar.
- Pengalokasian dana khusus sebesar Rp 50 miliar setiap tahun untuk operasi pasar bila harga sembako naik.
- Pengembangan dan revitalisasi posyandu untuk kesehatan ibu, anak dan lansia sebesar Rp 50 M/tahun.
- Mendukung eksistensi praktisi perkebunan untuk mendapat hak guna usaha.
- Menjamin kebebasan beragama
- Memajukan usaha genting di Majalengka
- Membangun Jabar Selatan
- Membawa Jabar ke arah lebih baik
- Mengubah paradigma birokrasi
- Jika tidak laksanakan komitmen, HADE mundur.
Menyorot komitmen #2, dari situs http://www.pks-jakarta.or.id, istri Heryawan, menekankan bahwa, komitmen Hade terlihat dari keberpihakannya pada masyarakat Jawa Barat yang sebagian besar masih uneducated, salah satunya dengan komitmen pendidikan gratis berkualitas. Ungkapan ‘istrinya’ calon Gubernur itu terlalu ‘pretentious‘, she’s trying to sound intelligent by using a cool word -uneducated- even though she doesn’t know what the meaning is.
Mari kita lihat saja nanti kenyataanya, apakah mereka mampu memenuhi janji dan komitmen mereka? Apakah mereka bisa bekerja keras dan memecahkan segala masalah Jabar? Yang jelas, like the wise old man said, ‘unless commitment is made, there are only promises and hopes; but no plans’.***


Mudah-mudahan… Hayu atuh kita juga ikut membantu mereka memenuhi janji dan komitmennya.