Anna Karenina, Leo Tolstoy

Tantangannya sangat berat untuk menyelesaikan buku ini (sampai tulisan ini dimuat, saya baru menyelesaikan setengahnya). Saya tanya ke teman-teman saya, ‘pernah baca buku ini ga?’ jawabannya bervariasi mulai dari: mereka berniat baca tapi ngeper duluan melihat bukunya saudug-udug, ada yang sebagian baca tapi ga pernah selesai, ada juga yang memang baca karya Tolstoy tapi bukan buku ini, karya yang lebih ringan (itu juga untuk kepentingan tesis). So, ada apa dengan buku ini? Kenapa Tolstoy sabar banget menulisnya?

Buku ini setelah saya baca, isinya tentang kisah beberapa keluarga bangsawan Rusia dengan segala carut-marutnya. Diantaranya keluarga Oblonskii, Karenina dan Levin. Bahkan, gara-gara novel ini, konon katanya, di Rusia muncul istilah “sangat kacau-balau keluarga Oblonskii” yang artinya suatu keluarga sedang ditimpa masalah. Pengaruh novel ini di negerinya pasti sangat besar. Sebenarnya inti ceritanya mengisahkan Anna Karenina yang bersuamikan seorang staf kementrian yang terhormat, berselingkuh dengan seorang perwira muda. Gaya bercerita Tolstoy sangat samar, hati-hati dan sopan (ya lah, itu ditulis tahun berapa). Romannya sih ga kental-kental amat. Justru yang kuat ceritanya disini adalah ide-ide pribadi Tolstoy tentang penentangan sistem penghambaan budak dalam bidang pertanian. Beliau ini salah satu penggagas gerakan dimana petani tidak lagi dirugikan dan diperbudak tuan tanah, mereka mendapatkan sistem bagi hasil. Ide2 ini bisa dilihat di novel yang lain seperti Kebangkitan.

Saya sih tidak terlalu tertarik dengan pemikiran2nya (hehe), yang bikin saya tetep baca buku ini adalah seneng aja bisa baca budaya dan tradisi orang-orang Rusia saat itu yang semua serba sopan dan sangat teratur.

Ok,thats all folk. Saya belum bisa bikin kesimpulan, karena memang belum kelar, hehe. Tapi sejauh ini, berhubung buku ini merupakan karya besar, saya kasih bintang lima.

Read to Grow!

~ by wittiyaa on March 11, 2008.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.